Bharabas 975 FM

Pemerintah Bisa Cabut Izin Pangkalan Gas 3 Kg Yang Nakal

Masyarakat bisa melaporkan bila menemukan adanya pangkalan gas 3 kg yang nakal dan merugikan masyarakat ke aparat RT dan RW atau lansung ke kelurahan, karena gas 3 kg merupakan gas bersubsidi yang memang harus disalurkan kepada masyarakat miskin.

Hal ini disampaikan Kepala dinas Perindustrian dan perdagangan kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut dalam Hallo BHarabas Pagi di radio BHarabas 975 fm senin pagi.

Lebih lanjut Ingot meluruskan, bahwa pangkalan gas 3 kg dalam izinnya disebutkan sebagai sub penyalur, dalam artian sebagai penyaluar gas bersubsidi dari pemerintah, maka panggalan wajib menyalurkan gas bersubsidi tersebut kepada masyarakat miskin yang diberikan subsidi oleh pemerintah.

Dengan demikian Lanjutnya bila tugas sebagai penyalur ini tidak dilaksanakan, maka pemerintah dapat memberikan sanksi mulai dari teguran sampai kepada pencabutan izin.

Oleh karena itulah ia meminta agar masyarakat dapat memberikan laporan bila melihat ada pangkalan yang melakukan pelanggaran dengan tidak menyalurkan lansung gas bersubsidi tersebut kepada masyarakat sesuai harga eceran tertinggi, melainkan dgn menjualnya kepada pedagang dengan harga di atas HET.

Sementara itu sebelumnya nur warga perumahan Purwodadi Indah Permai dalam hallo bharabas pagi melaporkan bahwa warga perumahan tersebut saat ini kesulitan untuk mendapatkan gas bersubsidi 3 kg, karena pangkalan atau sub penyalur yang biasa menyalurkan gas kepada mereka enggan menjual gas hanya gara-gara si pemilik pangkalan yang kebetulan mencaleg tidak mendapatkan suara yang signifikan di perumahan tersebut.

Selain itu menurut nur, sebenanrnya warga sudah lama merasakan kejanggalan pada pangkalan atau sub penyalur tersebut, karena pemilik pangkalan lebih suka menjual gas kepada warung-warung pengecer daripada kepada warga sekitarnya.

Report : DS

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *