Bharabas 975 FM

Petani Sayur Hidroponik, Profesi yang “Menyehatkan”

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Apa yang terpikir ketika anda mendengar kata Hidroponik ? Barangkali masih ada yang belum begitu familiar atau malah sudah ada yang banting stir menjadi petani khususnya sayur hidroponik ?Hidroponik sendiri adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Adapun beberapa keuntungan menanam dengan teknik hidroponik ini adalah tidak membutuhkan lahan/areal yang luas,pengendalian nutrisi menjadi lebih sederhana dan efisien , media tanam dapat digunakan berulang lagi dan berbagai keuntungan lain.Salah satu petani Sayur Hidroponik yang berhasil diwawancarai Reporter Bharabas bernama Ika yang tinggal di Jalan Jendral Sukajadi , menjelaskan kecintaan akan sayur menjadi salah satu alasan Ika tertarik dengan hidroponik. Ika yang tinggal di ruko lantai empat ini sadar , tidak memiliki lahan/tanah yang luas untuk bercocok tanam, sehingga hidroponik pun menjadi solusi bagi Ika dan keluarganya.Saat ditanya apakah hidroponik cocok diadaptasi di kota besar , Ika menjawab optimis , hidroponik adalah solusi untuk warga Pekanbaru yang tetap ingin menanam sayur dengan lahan terbatas. Ika juga menambahkan , menanam sayur di lahan yang luas terkadang menghasilkan sayur yang jelek. Hal ini berbanding terbalik  ketika menggunakan hidroponik. Ika juga menambahkan untuk di Pekanbaru , harga jual sayur masih tinggi khususnya yang berlabel hidroponik. Hal ini tentu menjadi peluang positif untuk petani di Pekanbaru yang ingin beralih ke petani sayur hidroponik. (JG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *