Bharabas 975 FM

Penetapan Sister City akan Dibahas ke Pusat

Gubernur Riau Syamsuar mengaku akan menindaklajuti rencana program kerja sama sister city atau ‘kota kembar’ dengan Kota Melaka, Malaysia.

Usulan program kota kembar itu juga telah disampaikan Gubri saat kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Wira Marzuki bin Yahya beberapa waktu lalu di Pekanbaru. Usulan itu pun disambut baik oleh Malaysia dan menyarankan Pemprov Riau membahasnya lebih lanjut.

Lebiuh lanjut menurut Gubernur Nantinya akan ada pembahasan terkait menentukan daerah mana saja yang akan ditetapkan sebagai ‘Kota Kembar’ dengan kota di Malaysia. Karena memang banyak daerah di Riau yang memiliki history panjang dengan kota-kota di Malaysia.

Terkait usulan-usulan kota kembar itu lanjut Gubri, pihaknya akan melaporkannya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hasil pertemuan itu nantinya, akan disampaikan dengan Duta Besar dan Konsul Malaysia.

Usulan adanya program kerjasama sister city ini diawali adanya penelusuran sejarah keturunan Sultan Melaka Mahmud Syah, yang wafat dan makamnya ada di Kabupaten Kampar. Makam ini nantinya akan dijadikan sebagai objek wisata.

Kemudian, juga ada Sultan Siak bernama Yahya yang meninggal dan dimakamkan di wilayah negara bagian Trengganu, Malaysia. Sehingga, ada kemungkinan program kerjasama sister city ini akan melibatkan beberapa daerah di Riau dengan Kota di Malaysia. (Pe)

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *