Bagikan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengungkapkan hingga kini penyaluran insentif untuk tenaga medis belum bisa dilakukan. Pemprov Riau, kata dia, masih menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) penyaluaran insentif tersebut dari pemerintah pusat.

Hal ini disampaikannya pada wartawan di Pekanbaru

Lebih lanjut mimi berharap, Juknis untuk Insentif tenaga medis tersebut bisa segera dikeluarkan. Artinya, berdasarkan Juknis itulah nantinya Pemprov Riau mengeluarkan dana tambahan atau insentif untuk para tenaga medis di Riau yang menangani pasien COVID-19.

Seperti diberitakan banyak media sebelumnya, bahwa para tenaga medis di Riau akan diberikan tunjangan sebesar Rp2 juta per hari. Dengan demikian, selama sebulan, totol insentif yang didapat bisa mencapai Rp60 juta di luar gaji.

Sekretaris Daerah Provinsu Riau, Yan Prana mengungkapkan, jumlah insentif tersebut masih tergolong normal. Sebab risiko tenaga medis terpapar virus corona jauh lebih berisiko. Sehingga Pemprov Riau menganggap perlu memberikan insentif yang layak sebagai bentuk penghargaan pemerintah kepada para tenaga medis. (pe)

(Visited 148 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *