Gubri Batasi ASN Mudik, yang Melanggar akan Kena Sanksi

Bagikan

Gubernur Riau  Syamsuar mengeluarkan Surat Edaran  pembatasan kegiatan mudik bagi Aparatur Sipil Negara  dan non ASN. Bagi yang melanggar, bakal dikenakan sanksi.

Kepala Dinas Kominfotik Riau Chairul Riski yang juga merupakan juru bicara Pemprov Riau,  mengatakan, SE ini dikeluarkan setelah adanya imbauan yang sama dari Presiden Joko Widodo. Tujuannya, untuk meminimalisir penyebaran Corona.

SE pembatasan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah ini dikeluarkan oleh Gubernur Riau, tertanggal 17 April 2020. SE ini untuk mencegah dan meminimalisasi serta mengurangi risiko penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah Riau, yang disebabkan oleh mobilitas penduduk dari satu wilayah ke wilayah lainnya di Indonesia.

Kemudian lanjutnya, untuk ASN dan keluarga dilarang melakukan kegiatan ke luar daerah dan atau kegiatan mudik lainnya selama berlakunya penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19. Apabila ada ASN yang bepergian ke luar daerah maka terlebih dahulu yang bersangkutan mendapatkan izin dari perangkat daerah.

Selain pelarangan mudik lebaran lanjutnya, Pemprov Riau juga tidak akan menerima pengajuan cuti dari ASN selama kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19. Keculai bagi pegawai yang melahirkan, hamil, sakit, atau cuti alasan penting bagi pegawai.

Rencana Dikeluarnya Surat Edaran ini sebelumnya juga sudah disampaikan Gubernur kepada wartawan, terutama juga terkait dengan jam kerja pegawai di bulan ramadhan. (pe)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *