Bagikan

Pemerintah telah menetapkan Kabupaten Pelalawan daerah transmisi lokal dalam penyebaran COVID-19 atau dikenal dengan zona merah. Dengan penetapan ini, jumlah daerah berstatus zona merah di Riau bertambah.

Sebelumnya telah ditetapkan Kota Dumai, Pekanbaru dan Kampar sebagai daerah transmisi lokal penyebaran COVID-19. Artinya dengan ditetapkannya Kabupaten Pelalawan otomatis zona merah di Riau jadi bertambah.

Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan pernyataan secara resmi mengenai penetapan Kabupaten Pelalawan, Riau, sebagai zona merah dalam rilis infeksi emerging yang dikirim ke Pemprov Riau.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provisni Riau, per Kamis 23 April 2020, jumlah pasien positif COVID-19 yang terkonfirmasi di Kabupaten Pelalawan ada empat orang, dengan rincian dua masih dirawat di rumah sakit rujukan pemerintah, dan dua lainnya telah dinyatakan sembuh.

Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di kabupaten ini sebanyak 35 orang, dengan rincian 14 masih dirawat, 16 dinyatakan sembuh dan lima orang lainnya meninggal dunia.

Disisi lain Pemprov Riau masih melakukan upaya dorongan kepada Bupati dan Walikota, Siak, Dumai, dan Pelalawan agar segera menetapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan Ditetapnya sebuah wilayah sebagai zona merah menandakan bahwa penularan COVID-19 telah terjadi antar orang dalam satu wilayah tersebut. Hal ini tentu saja sebuah pertanda buruk, sebab itulah kepala daerah harus memandang masalah ini secara serius. (pe)

(Visited 12 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *