Menparekraf Siapkan Protokol New Normal untuk Tempat Wisata

Bagikan

JAKARTA — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyatakan protokol normal baru (new normal) pariwisata telah disusun. Nantinya, protokol itu diterapkan oleh destinasi wisata setelah dinyatakan siap.
“Protokol ini akan melalui beberapa tahapan, mulai dari melakukan simulasi, lalu sosialisasi dan publikasi kepada publik, dan yang terakhir melakukan uji coba. Pelaksanaan tahapan-tahapan ini harus diawasi dengan ketat dan disiplin serta mempertimbangkan kesiapan daerah,” kata Wishnutama dalam keterangannya dikutip di Jakarta, Jumat (29/5).
Ia mengungkapkan protokol normal baru salah satunya menekankan pada konsep kebersihan, kesehatan, dan keselamatan (Cleanliness, Health, and Safety/ CHS).
Konsep CHS merupakan strategi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar masyarakat nantinya dapat tetap produktif dan aman di tengah pandemi Covid-19.
Penerapan dan pengawasan program CHS sebagai tatanan kenormalan baru di destinasi wisata juga dikoordinasikan dengan Gugus Tugas dan Kepala Daerah masing-masing wilayah.
Ia menekankan kesiapan daerah dan pelaku industri dan ekonomi kreatif menjadi salah satu faktor utama dalam pelaksanaan protokol kenormalan baru ini.
“Kami telah melakukan koordinasi dengan beberapa kepala daerah yang wilayahnya berpotensi nantinya untuk dapat memulai penerapan protokol ini,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Wishnutama untuk menyiapkan prokotol kesehatan ketat agar risiko penularan virus corona tetap bisa ditekan di area wisata. Untuk itu, ia meminta ada standar baru dan uji coba sebelum sektor pariwisata benar-benar dibuka untuk umum. (CNI)

(Visited 6 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *