Bagikan

BPH Migas berkomitmen untuk membangun pipa transmisi gas bumi ruas Dumai-Sei Mangke sumatra utara sepanjang 386 kilometer.

Hal ini diungkapkan Kepala BPH Migas M Fansharullah Asa saat memberikan paparan pada Focus Group Discussion, Kamis pagi di Hotel Pangeran Pekanbaru. Dia mengatakan, rencana pembangunan pipa transmisi ini sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

Dia mengungkapkan, dengan dibangunnya pipa transmisi ini untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sehingga gas dengan kapasitas 300 Mmscfd ini, tidak akan diekspor ke Singapura maupun negara lainnya.

Fansharullah menjelaskan, pembangunan pipa ini sangat strategis dan bernilai ekonomis. Bahkan diperkirakan, proyek ini akan mampu membuat Indonesia bersaing dengan Singapura, Malaysia, Vietnam dan sejumlah negara tetangga lainnya.

Menurutnya, selama ini hampir 70 persen kebutuhan LPG masih diimport dari luar negeri. Dimanfaatkannya sumber daya gas di Pulau Sumatera melalui proyek pipa ini, tentu akan mengurangi pengeluaran keuangan negara.

Sementara Kepala Dinas ESDM Riau Indra Agus Lukman yang mewakili Gubernur Riau mengatakan, jika Pemprov Riau sangat mendukung pembangunan proyek pipa transmisi ini, dan ia mengharapkan pemerintah untuk menggesa pembangunan pipa.

Indra Agus mengharapkan, dengan dibangunnya pipa transmisi gas ini memberikan dampak yang positif bagi daerah. Terutama dapat menjaring tenaga kerja lokal.

Tidak hanya itu lanjutnya, proyek pipa gas ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga di seluruh kabupaten/kota di wikayah ini. Karena selama ini, baru Kota Dumai dan Kota Pekanbaru yang dialiri pipa gas rumah tangga. (pe)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *